Close

Login

Close

Register

Close

Lost Password

Upaya membentuk pribadi yang bertanggungjawab, Pengurus adakan sidang LPj menjelang bulan Bulan Rajab

Ponorogo – menjelang masuknya bulan Rajab, pengurus Pondok Pesantren Darul Huda putra menggelar sidang Laporan pertanggungjawaban (LPj) satu tahun kepengurusan pondok pesantren Darul Huda putra. Acara yang dipandu oleh sdr. Yusuf Bayu tersebut dimulai pukul  20.00 WIB di Aula KBIHU Al-Haromain bersama bapak Kabag. Kepesantrenan Putra PP Darul Huda Mayak KH. Abdul Wahid, segenap dewan asatidz mukim, sebagian santri, dan pengurus masing-masing bidang tentunya.

Sidang laporan pertanggungjawaban 1 tahun kepengurusan, pengurus putra Pondok Pesantren Darul Huda Mayak. (28/01/2022)

Kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) ini merupakan ruang dan waktu yang disediakan kepada pengurus untuk menyampaikan/melaporkan hasil kerja mereka selama satu tahun kepengurusan agar dapat menjadi evaluasi ke depan agar lebih baik lagi. Selanjutnya dengan adanya LPj ini diharapkan dapat membentuk pengurus yang bertanggung jawab dan berkualitas sebagaimana tema LPj pada malam ini.

Memasuki acara inti, pemimpin sidang dalam hal ini adalah Ust. Faried Muchdor didampingi Sdr. Arfin Faishal sebagai notulen menyampaikan beberapa tata tertib agar jalannya sidang berjalan kondusif dan efektif. Salah satunya adalah pembatasan waktu presentasi dari koordinator bidang yang hanya 5 menit per-bidang dan batas akhir sidang. 

Secara bergantian bergantian pengurus menyampaikan berbagai temuan mereka selama satu tahun masa pengabdiannya di pondok pesantren Darul Huda. Dimulai dari ketua Pondok (Kang Ajie), Koord. Keamanan (Kang Ibrahim), Koord. Humas (Kang Ainurrahman), Koord. Kesehatan (Kang Amsi), Koord. Pendidikan (Kang Muchtar), Koord. Kebersihan (Kang Ainul Yaqin), Koord. Binkat (Kang Ali Mustofa), Koord. Peribadatam (Kang Fikri), Koord. Sarana dan prasarana (Kang Toyib), dan yang terakhir bidang Keuangan atau Bendahara (Kang Yazid Ahmadi). Berbagai pertanyaan, kritik, dan saran menghiasi prosesi musyawarah pada malam ini, hingga musyawarah yang diperkirakan akan berakhir pukul 21.00 WIB harus dilanjutkan hingga pukul 22.25 karena ada koordinator yang belum menyampaikan/mempresentasikan hasil kerja/khidmahnya dalam satu tahun kepengurusan ini.

Ada yang berbeda antara kepengurusan tahun ini dengan tahun lalu, beberapa proker (program kerja) dari masing-masing bidang belum terlaksana karena adanya kendala yang sama dalam hal ini adalah covid-19. Meskipun begitu kepengurusan ini justru bisa dibilang lebih repot, pasalnya ada beberapa proker tambahan yang memang hadir karena adanya pandemi akibat covid-19. Bahkan beberapa masalah tidak tuntas karena waktu yang terbatas pada sidang LPj kali ini, sehingga dari pimpinan sidang mengarahkan untuk menemui bidang yang bersangkutan secara pribadi.

“Tidak semua hal bisa diselesaikan oleh pengurus, jika tidak ada kesadaran dari santri sama dengan percuma, ke depannya santri diharapkan bisa benar-benar faham akan pentingnya menjaga kesucian. Mungkin bisa disosialisasikan lewat bapak kamar, pembimbing ketika sorogan dan lain-lain.” tegas KH. Abdul Wahid ketika memyampaikan pandangan umum. Harapannya dapat membentuk kultur/budaya yang baik bagi santri secara umum.

Sidang LPj ini diakhiri dengan diterimanya Laporan pertanggungjawaban dan dilanjutkan doa dari bapak kabag. Ditutup oleh MC secara resmi pukul 22.30 wib. Peserta sidang dan tamu undangan selanjutnya keluar dari Aula dengan tertib dan teratur.

Spread the love

Share This Post

Like This Post

0

Related Posts

0
0

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Thanks for submitting your rating!
    Please give a rating.

    Thanks for submitting your comment!

    Top Reviews

    Create a review to display it here.

    Recent Comments

    Editor Picks