Mujahadah Kubro: Ikhtiar Spiritual Santri Kelas XII Aliyah Darul Huda Mayak Ponorogo

Mayak-Tonatan-Ponorogo. Hari Sabtu malam, tanggal 7 Februari 2026 M. Di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak diselenggarakan kegiatan Mujahadah Kubro oleh santri Kelas XII Aliyah.

Kegiatan ini diikuti oleh para masyayikh, asatidz dan ustadzah, seluruh santri, serta wali santri Kelas XII Aliyah. Jumlah santri Kelas XII Aliyah putra dan putri yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 817 santri.

Mujahadah Kubro merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh santri Kelas XII Aliyah dalam rangka menyongsong ujian akhir. Sebelum pelaksanaan Mujahadah Kubro, para santri Kelas XII juga telah melaksanakan mujahadah-mujahadah secara mandiri. Tujuan utama diadakannya Mujahadah adalah agar melalui tirakat dan prihatin, khususnya bagi santri Kelas XII Aliyah, hatinya bisa kefutuh, mudah dalam menerima ilmu, serta ilmu yang diperoleh bermanfaat dan berkah.

Jama’ah Putra Mujahadah Kubro Kelas XII Madrasah Aliyah Darul Huda Ponorogo

Acara dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah Aliyah Darul Huda Ponorogo, H. Umar Salim, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar para wali santri Kelas XII Aliyah memberikan arahan dan kemantapan kepada putra-putrinya terkait rencana pendidikan selanjutnya. Beliau juga berharap agar santri Kelas XII yang program MMH-nya belum selesai dapat menyelesaikannya terlebih dahulu. Adapun santri yang melanjutkan pendidikan tinggi di sekitar pondok diharapkan tetap khidmat di pondok pesantren, membimbing adik-adik kelasnya.

Acara dilanjutkan dengan mauizah hasanah yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Romo KH Abdussami’ Hasyim, sekaligus memimpin Mujahadah Dzikrul Ghofilin. Dalam mauizahnya, beliau menyampaikan bahwa ketika di dalam fikiran muncul pertanyaan tentang manfaat belajar dan menghafal itu apa ? hendaknya tetap dijalani. Pada waktunya nanti akan merasakan manfaatnya sendiri.

Beliau juga berharap agar para santri tetap betah dan istiqamah di pondok pesantren. Bagi santri yang belum menyelesaikan program MMH diharapkan dapat menyelesaikannya terlebih dahulu. Setelah itu, masih terdapat program takhassus, dan apabila telah selesai, santri diharapkan dapat terus berkhidmat. Sebagaimana ungkapan yang beliau sampaikan, “Dulu dilayani, sekarang gantian melayani.”
مَنْ خَدَمَ خُدِمَ
Barang siapa yang berkhidmat InsyaAllah semoga di layani Gusti Allah langsung atau lewat perantara makhluk-Nya.

Jama’ah Putri Mujahadah Kubro Kelas XII Madrasah Aliyah Darul Huda Ponorogo

Alhamdulillah acara selesai sekitar jam 22.30 wib. Acara berlangsung dengan lancar, meskipun sebelum nya hujan deras.

Penulis : M. Ihsan Shiddiq

Fotografer : M. Adli Ramadhan

Check Also

Belas Kasih Ibu: Antara Doa Mustajab dan Pendidikan Akhlak Anak

Di dalam Kitab Ihya’ ‘Ulumiddin dijelaskan sabda Rasulullah SAW: وَقَالَ ﷺ: دَعْوَةُ الْوَالِدَةِ أَسْرَعُ إِجَابَةً، …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *