Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di PP. Darul Huda Mayak: Dari Festival Dai, Pengajian Kitab Kuning, hingga Gema Sholawat Al-Barzanji

MAYAK, PONOROGO – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo menggelar serangkaian kegiatan keagamaan dan perlombaan yang berlangsung meriah serta penuh khidmat. Rangkaian acara ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW bagi seluruh santri dan masyarakat.

Rangkaian Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi tahun ini diisi dengan berbagai agenda bernilai edukatif dan spiritual, di antaranya:

  • Festival Dai Darul Huda Ajang kompetisi dakwah antar-santri ini digelar untuk mengasah potensi, keberanian, serta kedalaman pemahaman keagamaan generasi muda santri agar siap menjadi syiar Islam di tengah masyarakat.
  • Pengajian Kitab Kuning Sebagai benteng keilmuan pesantren, kajian turats/kitab kuning turut digelar secara mendalam bersama Agus Ahmad Izzulmilla Naufal dan Ust. Yusuf Nur Hasani. Kajian ini memberikan pencerahan spiritual sekaligus memperkuat keilmuan para santri dalam memahami literatur klasik Islam.

Puncak Acara: Gema Sholawat Al-Barzanji dan Mauidhoh Hasanah

Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dihelat dalam majelis Gema Sholawat Al-Barzanji dan Mauidhoh Hasanah yang dihadiri oleh jajaran Masyayikh, pengasuh, dewan asatid, serta ribuan santri.

Rangkaian puncak acara diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an (Surah Ali ‘Imran: 144–145) yang dibawakan oleh Agung Budi

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, Ahmad Miftahul Husni, menyampaikan bahwa momentum peringatan maulid ini merupakan sarana bagi para santri untuk kembali mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari

Pesan Mauidhoh Hasanah

Memasuki inti acara, Kepala Bagian Kepesantrenan Putra PP. Darul Huda Mayak, K.H. Abdul Wachid Hasyim, menyampaikan mauidhoh hasanah sekaligus memimpin doa bersama. Beliau menekankan keutamaan Nabi Muhammad SAW sebagai pimpinan para nabi (Sayyidul Anbiya’ wal Mursalin) serta pentingnya memperbanyak sholawat dan menumbuhkan rasa mahabbah (cinta) kepada Rasulullah.

“Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan nikmat terbesar dari Allah SWT bagi seluruh alam. Sebagai umatnya, kita hendaknya senantiasa memupuk rasa cinta dan ketaatan kepada beliau, salah satunya dengan merutinkan bacaan sholawat,” tutur beliau dalam ceramahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi Mahalul Qiyam dan pembacaan sholawat Al-Barzanji yang diiringi oleh grup banjari Al-Hasyimi, menciptakan suasana penuh keberkahan dan keharuan di seluruh area pesantren.

Penulis : Tim Redaksi Warta Al Huda

Fotografer : Tim Media Darul Huda Digital Creative

Check Also

Semarak Peringatan HUT RI ke-81 di Ponpes Darul Huda Mayak Ponorogo: Dari Upacara Khidmat Hingga Gebyar Persembahan Santri

PONOROGO – Suasana khidmat bercampur semangat kebangsaan yang menggelora menyelimuti Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *