Khotmu Al-Imrithi Darul Huda Mayak Ponorogo: Luluskan 700 Santri, Dihadiri KH. Abdul Ghofur Maimoen

Suasana Lailatut Tasyakkur wa Khotmul Imrithy tahun 2026

PONOROGO – Suasana khidmat bercampur takjub menyelimuti Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Ponorogo, pada Rabu malam (15/7/2026). Ribuan pasang mata menjadi saksi kemegahan acara puncak Haflah Akhirussanah bertajuk Lailatut Tasyakkur wa Khotmu Al-‘Imrithi.

Bukan sekadar perayaan kelulusan biasa, acara ini menyuguhkan pemandangan spektakuler dengan dekorasi panggung yang sangat indah, yang seratus persen merupakan kreativitas buah tangan santri Darul Huda sendiri. Kemeriahan malam itu kian terasa hangat dengan alunan selawat syahdu dari grup gambus Jalsah Al-Hasyimi yang menyambut kehadiran para tamu undangan pada sesi pra acara.

Hadir di tengah-tengah acara, putra ulama karismatik almarhum KH. Maimoen Zubair, yakni Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen (Gus Ghofur). Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang, Rembang, tersebut hadir untuk memberikan mauizah hasanah (nasihat baik). Tak hanya itu, deretan masyayikh, pejabat daerah, penggerak Dzikrul, IJHAD KBIHU Al-Haromain, asatiz dan ustazah, serta seluruh santri putra dan putri Pondok Pesantren Darul Huda turut menyaksikan momen menakjubkan ini.

Momen 700 Santri Memukau Hadirin

Sekitar pukul 20.00 WIB, acara dimulai dengan lantunan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Acara dipandu oleh Ustaz Anwar Bahruddin. Setelah sambutan dari ketua panitia, para hadirin dibuat takjub oleh prosesi Khotmu Al-Imrithi. Sebanyak 700 santri putra dan putri kelas 4 Madrasah Miftahul Huda (MMH) tampil kompak melantunkan bait-bait nadhom, sebuah pemandangan kolosal yang sukses memukau dan mengharukan siapa saja yang melihatnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para santri, pihak pesantren memberikan penghargaan khusus. Sebanyak 20 santri putra dan putri berprestasi diberi syahadah (ijazah khusus) karena berhasil meraih nilai tertinggi dalam hafalan Nadhom Imrithi serta pelajaran ilmu nahwu. Tak ketinggalan, penghargaan juara umum pada setiap tingkatan madrasah juga diserahkan di atas panggung kehormatan.

Pimpinan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Romo KH. Abdussami’ Hasyim, dalam petuah bijaknya mengingatkan para santri tentang esensi perjuangan.

“Kesuksesan tidak bisa diraih kecuali dengan kerja keras dan keprihatinan (kangelan dan rekoso),” tegas beliau.

Pesan Mendalam Gus Ghofur: Bawa Pulang Spirit Pesantren

Saat yang dinanti pun tiba. KH. Abdul Ghofur Maimoen naik ke podium untuk menyampaikan mauizah-nya. Di hadapan ribuan jemaah yang hadir, khususnya para santri, beliau menjelaskan metode mendidik ala Nabi Muhammad SAW, para sahabat, hingga ulama salaf terdahulu dalam mendidik para muridnya.

Mauidhoh Hasanah oleh KH. Abdul Ghofur Maimoen

Beliau memaparkan bahwa para tokoh besar Islam zaman dahulu sejatinya lahir dari latar belakang dan kapasitas otak yang berbeda-beda, mulai dari yang cerdas hingga yang biasa saja. Namun, berkat ketulusan dan kesungguhan guru dalam mendidik, lahirlah tokoh-tokoh besar seperti Sayyidina Ali, Sahabat Abu Hurairah, Imam Muzani, hingga Imam Rabi’.

Beliau menitipkan pesan mendalam kepada para santri:

“Di dalam pendidikan pesantren, ada hal penting yang harus diperhatikan selain ilmu yang diperoleh, yaitu spirit (semangat) dari pondok pesantren.”

Beliau sangat berharap 700 alumni ini tidak hanya membawa pulang ilmu pengetahuan saja, melainkan juga menyerap spirit Pondok Pesantren dalam porsi yang jauh lebih besar. Dengan spirit itulah, saat terjun dan mengabdi di masyarakat kelak, mereka akan selalu mampu menjaga kehormatan diri serta nama baik almamater tercinta, Pondok Pesantren Darul Huda Mayak.

Malam penuh berkah itu akhirnya ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen. Rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, meninggalkan kesan mendalam sekaligus harapan besar bagi masa depan dakwah Islam di Tanah Air.

Penulis : M. Ihsan Shidiq

Fotografer : M. Adli Ramadhan

Check Also

Peringati Haflah Akhirussanah, 157 Santri Ponpes Darul Huda Mayak Ikuti Khotmu Alfiyyah 2026

Khotmu Alfiyyah Ibnu Malik kelas 5 dan 6 Madrasah Miftahul Huda PONOROGO – Pondok Pesantren …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *